Langsung ke konten utama

Postingan

Batal

  Aku membuka pesan WA ku. 14 notifikasi pesan WA. Duh siapa aja ini pasti genting.   “Tyaaaaaa. Haloooo. Praktikum PPM nggak jadi?” Aku langsung buka grup Praktikum PPM.   “Assalamualaikum wr wb. Semoga senantiasa sehat selalu; dengan mempertimbangkan kesehatan mahasiswa, tanggal yudisium Bulan Februari dan pelaporan data akademik pada Pangkalan Data Perguruan Tinggi DIKTI, maka pembelajaran Mata Kuliah PPM taun 2019/2020 dianggap cukup dan tuntas. Mohon maaf atas segala kekurangannya. Terima kasih. Wassalam, Pengampu Praktikum PPM”   Huaaaaa Alhamdulillah. Sebenarnya tadi siang tadi mau beli ragi tapai buat besok Jumat. Tapi karena mager nggak jadi beli. Ternyata nggak jadi praktikumnya. Bobok jadi nyenyak, eh belum deng. Revisi skripsi belum kelarrrr. Arghhhhhhh.   Bantul, 11 Februari 2021 11.27 PM

Jet Lag Skripsi

  Ada satu mata kuliah praktikum yang belum terealisasi karena pandemic covid ini. Mata kuliah tersebut adalah Praktikum Pengendalian Mutu. Mata kuliah di semester 6. Dan sekarang aku udah semester 7. Karena keterbatasan tempat mengingat jumlah mahasiswa yang banyak, maka hanya dipilih 20 orang untuk praktikum di lab. Selebihnya hanya membuat produk saja. Nah, aku dan Rani berangan-angan membuat tapai singkong. Lalu aku cari jurnal mengenai tapai singkong untuk melihat prosedurnya. Whatsss. Prosedur membuat produk makanan aja harus searching jurnal. Kurang kerjaan ye kan. Ini pasti gegara jet lag skripsi yang belum usai. Hmmmm. Segala sesuatunya harus mengacu jurnal. Singkatnya, jurnal terosssss. Aduhhhhh! (Sumber: google) Bantul, 11 Februari 2021 22.52 WIB

Tangki Softener

  03 Januari 2020. Di semester ke tujuh menjelang Ujian Akhir Semester (UAS). Pertanyaan kapan semhas lebih banyak dibandingkan jumlah makan dalam sehari. “Kapan semhas?” “Kapan semhas?” “Kapan semhas?” “Kapan semhas?” “Kapan semhas?” “Kapan semhas?” “Kapan semhas?” “Kapan semhas?” Aku yang futur dalam mengerjakan skripsi ini hanya bisa menjawab, “Doakan ya?” Aslinya Ya Allah kenapa aku jadi malas begini. Padahal SD, SMP, SMK aku pernah ambis banget sekarang malah down semangatnya. Apalagi Rani, temen penelitianku udah semhas. Aku jadi moderatornya. Bayangin! Huaahhhh. Ya mau gimana lagi. Pagi ini aku cek grup kelas. Ada beberapa pesan yang belum aku baca. Aku buka grup tersebut dan scroll. Dua gambar yang belum ke download. Aku download. Foto Rifa mengenakan baju pengantin. Kaget aku. Temen sekelas melepas statusnya di semester ke tujuh ini. Selamat Rif! Curhatan mengenai doi di depan tangki softener berakhir indah. Selamat!

Terhenyak

  Bulan Februari 2020. Kami bertiga yaitu Aku, Anisya, dan Mia menghadiri pernikahan teman SD kami yaitu Dwi. Dwi jadi cewek ke-enam yang sudah menikah diantara 12 cewek lainnya. Eh gilakkk. Udah banyak yang udah nikah ternyata teman-teman SDku. Disitu aku merasa emmm tua. Padahal kalau aku beli jajan di bapak-bapak atau mas-mas selalu ditanya, “Kelas berapa?” Ya Allah wkwk. Aku aja berada di semester akhir. Ataukah emm mukaku unyu. Plakkk. Bebek-bebek samping rumah pasti ketawa kalau bisa baca tulisanku yang satu ini. “Aku kemarin juga ada yang mau serius sama aku. Tapi aku tolak.” Mataku menyipit ke arah Mia. “Heh serius Mi?” “Serius.” Ampun dah. Kenapa waktu secepat ini. Balik lagi ke Mia. “Ngapain kamu tolak Mi?” “Ya aku belum siap aja masih kek anak-anak begini.” Aku diam saja namun otakku berpikir keras. Beberapa bulan kemudian, ada pernyataan dari seseorang yang membuatku terhenyak sambil mengumpat di dalam hati. “Nggak habis pikir nih anak. Nggak. Ak...

Buku Perpustakaan dan Akreditasi

       Entah bagaimana ceritanya aku bisa menjadi salah satu koordinator pengumpulan buku dari alumni untuk membantu proses akreditasi perpustakaan sekolah. Ketika mendengar akreditasi yang kubayangkan adalah proses mencari data, input data, dan borang-borang yang Masyaallah banyaknya. Huft. Kemarin baru saja selesai akreditasi program studi di kampus. Luar biasa hecticnya. Deg-degannya, pusing nyari-nyari datanya, inputnya, editingnya, nyecan dokumen beratus bahkan beribu-ribu lembar. Waduh pokoknya menguras tenaga, waktu, dan semuanyaaahhh. Hahahah mulai deh dramanya.        Ada teman dan alumni yang menyumbang buku lewat aku dan taraaa. Aku berasa ditarik ke masa lalu oleh tumpukan buku yang terkumpul. Aroma buku mengingatkanku sewaktu SMP dan SMK. Sewaktu SMP, aku bisa membaca buku terutama novel yaitu satu hingga dua buku per hari. Gilakkkk. Sebegitu sukanya dulu membaca buku. Ada Ulysses Moore, karya anak-anak FLP, Hilman dan Boi...

Pembubaran Panitia Reuni Akbar 2020 dan HUT Ke-65 HASTMA SMTI Yogyakarta

Pembubaran Panitia Reuni Akbar 2020 dan HUT Ke-65 HASTMA SMTI Yogyakarta     Usai mensukseskan acara reuni akbar 2020, kali ini panita reuni akbar mengadakan acara penutup yaitu pembubaran panitia di Joglo Timoho pada Jumat 14 Februari 2020. Para panitia yang hadir lumayan banyak di tengah hujan deras yang melanda Yogya dan sekitarnya pada pukul 15.00-17.00 WIB. Hal tersebut tidak menyurutkan semangat panitia untuk hadir di acara tersebut. Acara ini dibawakan oleh mbak Ika sebagai anggota sie acara pada acara reuni kemarin. Acara dibuka pukul 18.30 WIB. Acara selanjutnya adalah sambutan dari ketua HASTMA SMTI Yogyakarta yaitu Pak Langgeng Sulistiyono. Dalam sambutannya Pak Langgeng secara resmi membubarkan panitia reuni akbar 2020. “Secara resmi selaku ketua pengurus pusat menyatakan panitia reuni akbar 2020 selesai.” Tegas Pak Langgeng. Acara berikutnya adalah sambutan dari Kepala Sekolah SMTI (Sekolah Menengah Teknologi Industri) Yogyakarta. Bu Ening memapa...

Juara PORDES Tamantirto Cabor Tenis Meja Kategori SD dan Umum

Kegiatan olahraga memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat Desa Tamantirto. Terbukti dengan antusiasme masyarakat dengan adanya PORDES. PORDES (Pekan Olahraga Desa) merupakan salah satu proker (program kerja) Karang Taruna “Bhakti Taruna” Desa Tamantirto. Pendanaan PORDES ini berasal dari APBDes Tamantirto. Salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan adalah tenis meja. Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, panitia tenis meja membagi peserta menjadi dua kategori. Kategori usia Sekolah Dasar (SD) dan umum. Pada kategori SD jumlah peserta yang ikut sebanyak empat. Sedangkan pada kategori umum jumlah peserta yang mendaftar sebanyak 18. Satu orang tidak hadir dalam pertandingan tersebut.             PORDES tenis meja diadakan pada Ahad, 30 Juni 2019 di Aula Balai Desa Tamantirto lantai 1. Karyono selaku koordinator tenis meja menggandeng beberapa anggota Karang Taruna “Bhakti Taruna” untuk menjadi panitia. Dia...