Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2022

Bakso Pak Wasiat yang Melegenda

Bakso Pak Wasiat yang terletak di Jalan Bantul, Yogyakarta ini sangat melegenda. Siapa masyarakat Indonesia yang tidak kenal dengan bakso? Kedai ataupun warung bakso dengan mudah ditemukan di seluruh Indonesia. Bahan bakso terbuat dari beberapa macam misalnya ikan, ayam, maupun daging sapi. Bakso sangat cocok dimakan saat hujan deras tiba. Perpaduan empuknya bakso dipadu dengan kuah panas yang gurih. Apalagi ada tambahan ekstra bakso goreng dan kriuknya pangsit. Semakin lezat saja. Ditambah dengan es jeruk yang manis, asam, dan tentu saja dingin. Menggoda perut untuk menikmati satu porsi bakso di musim penghujan ini. Asal Usul Bakso di Indonesia Siapa sangka makanan yang banyak penggemarnya di Indonesia ini berasal dari Negeri Tirai Bambu atau Tiongkok. Bakso berasal dari kata Bak-So dalam Bahasa Hokkien yang artinya daging giling. Daging yang digiling biasanya dari daging sapi, daging ikan, dan dag

Gempa Bumi

  Gempa bumi sudah tidak asing bagi rakyat Indonesia karena gempa seringkali mengguncang tanah air. Baru saja kemarin pada tanggal 14 Januari 2022, gempa bumi terjadi di Banten. Gempa tersebut dapat dirasakan di Banten, Jakarta, maupun Jawa Barat dan sekitarnya. Kenapa gempa sering terjadi di Indonesia? Ada beberapa faktor yang menyebabkan Indonesia menjadi langganan bencana gempa bumi diantaranya adalah letak Indonesia. Indonesia terletak di antara Lempeng Pasifik, Lempeng Eurasia, dan Lempeng Australia. Indonesia juga terletak di cincin api Pasifik yaitu gugusan gunung berapi di dunia. Hal tersebutlah yang menyebabkan Indonesia mengalami gempa. Baik gempa tektonik maupun gempa vulkanik.   Peta Negara Indonesia Apa itu gempa bumi? Gempa bumi adalah salah satu bencana alam dimana terjadi guncangan di permukaaan bumi. Tanah berasa bergoyang saat kita mengalami gempa bumi.   Berapa lama waktu gempa bumi? Durasi gempa bumi yang terjadi di Indonesia berkisar antara beberapa det

Kabar Lewat Mimpi

 Hari Sabtu, 08 Januari 2022     Mataku terperanjat. Aku terbangun dari tidurku. Napasku memburu cepat. Jantungku berdetak lebih cepat dari biasanya. Ya Allah apa aku tadi lupa baca doa mau tidur yaa. Aku menenangkan diriku. Menghela napas. Apa mimpi buruk ya tadi. Aku termenung. Mengambil handphone untuk melihat jam. Setengah empat sore.     Malam harinya aku membuka laptop. Mengerjakan sesuatu selama setengah jam. Mataku mengisyaratkan untuk istirahat sebentar. Aku tiduran lalu mengambil handphone. Apa aku cerita sama Nia aja yak tentang mimpi tadi siang. Pukul 22.29 WIB. Aku mengirimkan pesan ke Nia "Ni, Aku tadi siang mimpi random. Nia mau nikah. Malamnya, Aku, Meilani, Anisya menginap di rumahnya Nia. Terus aku bangun tidur :D" Pukul 22.37 WIB Nia membalas pesanku. "Wkwkwk. Alhamdulillah Ti emang mau nikah" Setengah tidak percaya aku membacanya. Wah Nia bisa aja bercandanya. Tapi kok kayaknya nggak bercanda. "Dalam waktu dekat?" Tanyaku. "Februar

Pengalaman Pasang Google Search Console (GSC)

Pengalaman pasang Google Search Console (GSC) untuk pertama kalinya yaitu rasanya nano-nano. Nano-nano karena baru pertama kali jadi kayak meraba-raba. Meraba-raba istilah yang sama sekali tidak aku pahami. Pengalaman pasang  Google Search Console (GSC) untuk pertama kalinya versiku adalah: 1. Takut salah pencet tombol Ketika memencet tombol dalam mengikuti langkah-langkahnya, dalam otak berbisik, semoga tidak salah pencet tombol. Kalau nggak bisa ngebalikin seperti semula jadi repot. Untung saja tidak salah pencet tombol. Hutf, aman. Nah, ketika udah berhasil pasang rasanya kayak ya ampun susah dijelaskan. Bangga sama diri sendiri wkwk. Lebay.  Padahal langkah-langkahnya mudah. Lebih susahan ngerjain skripsi. Yaqiinnnn. Kalau pasang GSC cuma perlu waktu beberapa menit saja. Kalau skripsi? Setengah tahun lebih cuy. Auto mengikis semangat berjuang. Karena skripsi lebih susah daripada pasang GSC maka aku bertekad semoga aku bisa lulus kelas ngeblog ini dengan predikat cumlaude. Iyah cuml

Make Up Wisuda

    Wisuda sarjana dan pasca sarjana yang digelar pada tanggal 14-15 Desember 2021 oleh kampus menyisakan pengalamannya tersendiri di hati masing-masing wisudawan. Terutama rasa tidak percaya karena telah berhasil melewati tugas akhir skripsi yang buat jantung deg-degan tidak karuan. ***     Make up dalam acara wisudawan siswi maupun mahasiswi menjadi hal yang paling krusial. Membuatku pening saja. Aku yang kosong mlompong di dunia permakeupan duniawi menyerahkah urusan make up kepada orang yang ahli saja. Kuputuskan di hari wisudaku yakni tanggal 15 Desember kemarin aku menyewa jasa make up. Jasa make up manten. M A N T E N. Jasa make  up yang ku sewa pada wisuda sekolah saat SMK dulu pada tanggal 19 Oktober 2016.  "Loh kok mantennya mau wisuda?" Ucap Mbak Ratna dalam hati seusai membaca chat WA ku. Mbak Ratna berusaha sekuat mungkin mengingat klien nya. "Owalah Tya yang dulu wisuda SMTI itu." "Iya Mbak hehe." Jawabku sambil nyengir. "Soalnya semua k

Terimakasih 2021

 Tahun 2021 menjadi tahun terakhirku untuk menempuh pendidikan S1. Pada Bulan Agustus 2020-Februari 2021 aku menjalani kehidupan sebagai mahasiswa akhir semester 7. Berat namun harus tetap dijalani. Ujian kesabaran dan ketahanan mental terlalu banyak diuji disini. Aku hanya mengambil 19 SKS saja. 5 SKS skripsi dan 14 SKS mata kuliah wajib dan pilihan. Jadi, total SKS yang aku ambil selama menempuh pendidikan S1 adalah 148 SKS. Sedangkan, syarat kelulusan pendidikan S1 adalah 144 SKS. Melebihkan 4 SKS untuk jaga-jaga konversi SKS.  Macam-macam ujian di tahun 2021 adalah: 1. Seminar Hasil Penelitian (semhas penelitian)     Salah satu pertanyaan yang membagongkan di semester akhir adalah "KAPAN SIDANG?". Sungguh ini sangat menyebalkan sekali. Bergulat dengan mencari rujukan penelitian yang sungguh sangat susah. Di google schoolar maupun jurnal yang lainnya. Masih ditempa dengan pertanyaan KAPANNN. Mana nggak bantuin pula. Ini adalah hal paling menyesakkan di semester akhir.