Langsung ke konten utama

Postingan

Rabu-

*Liat jam* Lalu kedip-kedip. Wkwk. Baru jam 13.00 kurang 13 menit. Kali ini ke perpus sekolah. Biasanya ke perpus cuma pinjem buku terutama novel. Sayang banget ada waktu tapi nggak mau ngisi blog yang udah mulai sepi ini. *maafkan aku.  Ini, setelah menulis pembahasan kadar lemak dalam sampel susu bubuk coklat. Lalu di emailkan ke temen. Temen satu kelas sih lebih tepatnya. Nah, baru inget. Di pembahasan tadi belum ada persamaan reaksi. Duh, males juga ngasih reaksinya. Atau searching aja (?). Lemak + Amonium hidroksida + alkohol + Etil eter + Petroleum eter hasilnya jadi apa? Bingung sendiri kan? Aku juga bingung. Oh iya baru inget. Besok Kamis, itu. Iya, sehari lagi ada ulangan Analisis Proksimat. Materinya ada analisis vitamin C, Analisis kadar vanili, dan ya ampun. Materi terakhir ya praktikum menganalisis bahan makanan yang judulnya bebas ditentuin kelompok. Apa??? Kalau reaksi lemak tadi yang keluar gimana? Kan aku cuma bisa ngelihatin soal...

Mimpi, Kau Kugenggam~

Pagi ini, begitu suara mesin motor berhenti tepat di samping rumahku, aku langsung beranjak dari tempat tidurku. Dengan keadaan setengah sadar, aku mulai membuka koran, halaman demi halaman. Begitu sampai di halaman 11 mataku terbelalak. “Aaaaaaa” aku menjerit histeris. Tanpa toa pun suara cemprengku sudah didengar satu kampung. Wkwkwk, terlalu alay. Ada fotoku, Alfa, Nira, dan Riza terpampang di koran harian kotaku. Tak, menyangka. Benar-benar ajaib. Tulisan hasil pemikiranku akhirnya terbit. Auuwoooo. Senangnya. Padahal, berbulan-bulan yang lalu aku mengirimkan cepern tapi nggak terbit juga, hehe. Yaaahhh, kenapa cuma setengah rubrik? Padahal, hari-hari biasanya fulllllll satu rubrik. Ini juga kenapa cuma hitam putih tok? Padahal, biasanya fullcolour. Duh, nasib terbit perdana setelah lebaran. Nasib kelompok tiga sebagai gong pembuka. Pffffttt ._. Kali ini, hawa bersahabat. Pada hari-hari lainnya pun juga bersahabat. Satu mimpiku tercapai. Reporter remaja, yang kuperjua...

Aku Capek

Hari ini nyaris tanpa sela untuk beristirahat. Jalan kesana kemari. Menyelesaikan ini itu. Dan ini, kusempatkan untuk menulis pakpolisiblog di penghujung Ramadhan. Sedih, pakpolisilog ditutup dengan tulisan sesingkat dan seabsurd ini. Aku sudah capek. Benar-benar capek. Allaahu akbar.. Allaahu akbar.. Allaahu akbar..... Laa - ilaaha - illallaahu wallaahu akbar. Allaahu akbar walillaahil - hamd. Gema takbir sudah berkumandang. Sudah dulu ya, aku mau menyelesaikan tugas lain. 16 Juli 2015/ 29 Ramadhan 1436 H

Misi Selesai

Bayangkan, satu ruangan berukuran 3 x 5 meter itu penuh anak kecil. Rata-rata mereka adalah pelajar sekolah dasar. Mereka sibuk dengan urusan masing-masing. Ada yang ngobrol, ketawa ketiwi sampai-sampai tokek pun muat masuk mulut mereka. Aku hanya prihatin. Mbak Tini, selagi guru ngaji mengambil nafas, lalu mengumpulkan tenaga. Berbicara dengan suara keras sambil langkah kaki menghampiri anak-anak yang ramai. Mengangkat telunjuk untuk diletakkan di hidung dan bibir. Mengisyarat kan untuk diam. Aline, anak kecil yang periang sedari tadi belum bisa berhenti ngobrol. Ia juga belajar di SDku dulu. Suasana kian ramai setelah semua anak kecil berkumpul. Selesai dari jalan-jalan mengitari kampung. Sebagai ganti acaramengaji hari ini. Ide bagus, agar anak-anak tak jenuh. ***                                    ...