Langsung ke konten utama

Resolusi sehat : Mencegah Maag Hadir Kembali




Maag. Siapa yang tak kenal dengan penyakit yang satu  ini? Tua, muda, anak kecil pasti pernah mendengarkan kosa kata tersebut. Iklan yang beredar luas di berbagai media tentu menjadi sumbernya. Maag adalah suatu penyakit yang menyerang organ tubuh manusia bernama lambung. Maag menimbulkan rasa perih di lambung seperti tertusuk jarum berkali-kali. Dalam kondisi medis, penyakit maag adalah kondisi lambung yang mengalami peradangan, pembengkakan, atau iritasi. Untuk meredakannya, biasanya dinetralkan dengan zat yang bersifat basa seperti Mg(OH)2 yang terdapat dalam obat maag yang dipasarkan bebas ataupun senyawa AL(OH)3.

Bagi sebagian orang, maag adalah penyakit langganan yang sedikit mengganggu aktivitas sehari-hari. Maag bisa disembuhkan tetapi tidak bisa sembuh total. Maag dapat kembali kambuh apabila si penderita tidak menjaga waktu makan, terlalu banyak makan, stress ataupun sebab lainnya.

Banyak hal yang bisa di lakukan oleh penderita maag untuk mencegah maag kembali hadir diantaranya sebagai berikut :

  1. Hindari stress
    Sering tidak disadari oleh kebanyakan orang bahwa stress dapat menimbulkan penyakit maag. Kondisi tubuh yang stress akan meningkatkan kinerja untuk memproduksi asam lambung. Stress juga dapat menurunkan kadar hormone prostaglandin yang berfungsi memperkuat barrier yang melindungi lapisan lambung dari asam lambung. Untuk menghindari stress banyak hal yang bisa dilakukan seperti menekuni hobi, berekreasi ke tempat yang belum pernah dikunjungi di alam bebas, juga hal-hal yang menarik dan menyenangkan lainnya. Kegiatan menyenangkan dapat mengalihkan beban juga dapat meringankan beban pikiran yang menyebabkan stress.

  2. Pola makan yang sehat
    Pola makan sehat dimulai dari pemilihan bahan makanan yang sehat. Pilih bahan makanan yang sehat seperti sayur-sayuran ataupun buah-buahan. Tidak berhenti sampai disitu saja. Saat makanpun tentu ada polanya juga. Pola makan yang tergesa-gesa tidak baik untuk pencernaan di dalam tubuh. Makan tergesa-gesa menjadikan lambung menampung lebih banyak udara dibanding makan secara santai.  Lambung yang menampung banyak udara tentunya menimbulkan rasa tak nyaman seperti begah yang akan menghasilkan sendawa lebih banyak lagi.

  3. Menghindari minuman dingin.
    Minuman dingin memang idola bagi kebanyakan orang. Orang-orang lebih memilih minuman dingin ketimbang minuman panas ataupun hangat yang notabene disebut-sebut sebagai minuman orang tua. Bukan anak muda banget istilahnya. Kuno atau lainnya. Namun, disisi penderita maag, minuman dingin sangat tidak dianjurkan karena dapat menonaktifkan enzim pencernaan. Bagi penderita maag, sering-sering minum air hangat yaa.

  4. Makan teratur
    Makan tidak teratur membuat organ lambung tidak terbiasa bekerja berganti-ganti sesuai jadwal makan si penderita. Lambat laun lambung tidak menyesuaikan atau beradaptasi dengan perubahan tersebut. Lambung dapat merusak bagian lambung sendiri. Makan tidak teratur membuat beberapa masalah pencernaan terutama organ lambung. Jadi, perbaiki kebiasaanmu untuk makan lebih teratur lagi ya.

  5. Batasi makanan dan minuman yang meningkatkan produksi asam lambung
    Makanan dan minuman saat ini memang sangat beragam. Apalagi makanan dan minuman yang enak di lidah. Membuat siapapun ingin mengicipnya. Godaan-godaan enak di lidah tentu harus lebih di perhatikan oleh penderita maag. Ternyata ada banyak makanan dan minuman yang dapat memproduksi asam lambung lebih banyak lagi. Cokelat. Wah-wah ternyata makanan manis ini harus dihindari oleh penderita maag. Cokelat mengandung kafein dan lemak tinggi yang dapat menyebabkan refluks. Minuman soda tentunya banyak mengandung gelembung soda yang dapat memicu peningkatan asam lambung. Makanan yang digoreng, alkohol, susu dengan kandungan lemak tinggi, daging tinggi lemak,minuman berkafein adalah makanan dan minuman yang harus diperhatikan oleh si penderita karena merangsang produksi asam lambung.

    #onedayonepost
    #nonfiksi
    #resolusi

    Sumber :
    Wikipedia.org
    Mediskus.com
    Hellosehat.com

Komentar